apakah hidup itu? hidup adalah upaya untuk menunda kematian dan sekaligus memperpanjang kehidupan. sakit dan kematian selalu mengintip sejak matahari terbit. hari keseharian adalah pergulatan mengatasi satu hal ke hal lain. dan besertanya, bila mau berjerih lelah lagi, adalah upaya mencari makna atas hal-hal itu.
tak ada cara untuk hidup tapi ada banyak jalan untuk sakit dan mati. dan perjalanan ke sana adalah progresif adanya. terdapat limit yang bisa dikalkulasi. hitungan-hitungan usia yang bisa dimainkan. karena toh jelas, usia manusia adalah kisaran 70-an tahun.
ibarat kaset, Side A dalam limit 35 tahun barangkali adalah massa panen perbuatan. fase keemasan bagi seekor manusia. sementara Side B mungkin bisa disebut perjalanan matahari menuju peraduannya. berjalan dipayungi senja dengan krikil tajam jalan setapak menuju rumah masa depan.
begitulah barangkali peta perjalanan sebuah nyawa. tidak ada yang istimewa. tapi yang beginian barangkali hanya terpikirkan kala badan berkalang selimut, terbaring tanpa daya dalam libetan bernama sakit. ucapan semoga lekas sembuh, mungkin malah membuat kita sadar adanya kata “semoga” di sana.
July 18, 2008 at 8:06 am |
Semoga.. (“,)
July 21, 2008 at 9:42 am |
ya, semoga
August 6, 2008 at 5:43 am |
Ahhh, ada apa dengan dirimu pak khun… kok tiba2 mellow2 begini?… Sdg sakit kah?
jika iya, saya doakan semoga cepat sembuh, jika sedang merenung, well… renungannya abgus juga… tapi menurut saya… kaset side B belum merupakan perjalanan menuju peraduan…
bukankah ada yang bilang LIFE BEGAN AT FOURTHY?, jadi hidup ini baru mulai merasa nikmat di usia 40-an tahun… panen dari semua jerih payah selama 40 thn sebelumnya…. walupun masa2 panen itu hanya bisa dinikmati paling lama 10 thn… namun tetap saja ada masa yang lebih lama bagi kita untuk berleha2 sejenak.
SAlam hangat,
Silly