Ini sungguh sebuah “kecelakaan” yang tak patut ditiru siapa saja. Jauh-jauh hari, saya sudah tahu dan sudah diwawancarai oleh wartawan Koran Tempo tentang wabah buku blogger. Bahwasanya, semua materi wawancara itu akan dimuat pada Koran Tempo edisi hari Minggu 25 Mei 2008, saya sudah mahfum. Tapi, saat tiba harinya, isi kepala entah ke mana. Sorenya, baru ingat bahwa… saya perlu menengok Koran Tempo. Apa daya, terjadi sesuatu dan lain-lain hal, saya tak berhasil mendapatkannya. Padahal, dulunya KT melimpah dijajakan dengan harga khusus supermurah di pojokan per4an.


