Indi, Pengarang Novel Best Seller, Mengajak Anda Menulis

January 15, 2017

ang-tek-khun-00

Saya menemukan nama Indi, untuk pertama kalinya, tercantum di sampul sebuah buku fiksi berukuran mungil dengan desain cover unik. Buku ini tidak ramai dalam riuh perbincangan, demikian juga nama Indi bukanlah bintang percakapan di planet pengarang. Idem dito penerbit buku ini, Homerian, bukanlah penerbit yang mendapat lampu sorot di dunia perbukuan. Homerian lebih dikenal sebagai, saya sebut saja “balai baca” sederhana, yang di halamannya digunakan pihak lain berjualan Lotek, sejenis makanan terkenal, tempat saya kerap mampir di Yogyakarta.

Novel tipis dan sederhana itu, Waktu Aku Sama Mika, kelak melejit menjadi buku best seller yang mengalami cetak ulang belasan kali. Dari layar kertas, novel ini kemudian diangkat ke layar lebar oleh sutradara Lasja Fauzia Susatyo dengan judul Mika, yang rilis pada Januari 2013 dan dibintangi oleh Vino G Bastian dan Velove Vexia. Film ini, tak kalah dengan novelnya, turut menyedot perhatian banyak penonton dan sempat diputar di IFF Melbourne Australia. Sinopsis Waktu Aku Sama Mika dapat Anda baca di laman Wikipedia ini. | Selengkapnya

Semalam di Phuket, Antara Tom Yam dan Singkong Thailand

January 11, 2017

sharonang

Sawasdi khap/kha!

Ada banyak kuliner Thailand yang favorit dan memikat lidah sang penyantap lahap dari berbagai negeri. Sebut saja Pad Thai, mi bersanding tauge yang ditingkahi perca telur dan berhias lengkung udang. Bagi penyuka nasi goreng, mungkin akan melirik Khao Pad Poo. Semerbak bunga melati yang meruak di antara butir nasi ini, dimanjakan perasan jeruk nipis dan saus ikan khas Thailand. Di pengujung santap, tak salah bila memilih Kha Niew Ma Muang. Dessert ketan ini disajikan bersisian potongan mangga segar dan krim santan manis. Yummy!

Namun, di antara rentang menu yang menjadi favorit Anda atau bukan, saya pasti akan mengapitnya dengan Tom Yam dan Singkong ala Thai. Saya hampir sepenuhnya yakin, Tom Yam akan selalu naik podium juara dan merebut tempat istimewa di meja makan. Sup khas Negeri Gajah Putih dengan cita rasa asam-manis-pedas ini ibarat “Duta Besar” Thai Food yang berpendar ke berbagai pelosok dunia. Kekayaan rasa yang diusungnya, memeriahkan lidah seperti anak-anak girang meneriakkan, “Om Telolet Om!”

Read the rest of this entry »

Diselamatkan uberMOTOR di Jakarta, Kini Si Kuning Hadir di Yogyakarta

December 27, 2016

ubermotor-01

JARUM jam berdetak beranjak kian tinggi. Cerita di meja makan sebuah resto di Central Park Jakarta, belumlah usai. Saya telah mengulur waktu beberapa saat sebelumnya, maka kali ini—dengan berat hati—tak ada lagi toleransi. Di era kini, Argo Lawu jurusan Gambir-Yogyakarta tak mungkin lalai untuk tepat waktu.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan bila semua berjalan lancar. Namun sayangnya, tidak demikian yang terjadi. Apps layanan roda dua yang saya nyalakan, tidak mendapat sambutan. Beralih ke layanan roda empat, tak ada kabar lebih baik. Di antara dua pilihan ini, saya harus bergegas bukan hanya berpindah pintu keluar; melainkan juga beralih area mal.

Selepas bebas dari gedung itu, yang terpapar sebagai pemandangan adalah padatnya lalu lintas yang tak memberi harapan. Hati saya ciut dan sibuk mengusir bayangan cemas bakal ketinggalan kereta dan harus menginap semalam lagi di Jakarta, dengan agenda nganggur berbiaya kamar hotel.

Read the rest of this entry »

Peabo Bryson Nyanyi, Hujan pun Reda di Yogyakarta

December 2, 2016

04

Baby, can you stop the rain from falling
Won’t you chase my clouds away
I’d give anything to see the sun again
Only you can stop these tears from falling
I can’t face another day
Baby, can you stop
Can you stop the rain, oh oh

Peabo Bryson menyanyikan lagu “Can You Stop The Rain”, dan hujan pun reda di Yogyakarta. Demikian canda A. Tony Prasetiantono, promotor Economics Jazz, yang juga pengamat ekonomi dan dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (Yogyakarta) saat membuka acara konferensi pers beberapa jam lalu yang dihadiri jurnalis media mainstream dan online, termasuk … | Selengkapnya

ASUS ZenPower Ultra Bikin Anda Bergawai Hingga Lebaran Kuda

November 30, 2016

03

Alkisah, pada suatu hari yang belum berhujan beberapa waktu lalu, seorang kawan meminjamkan powerbank. Berterima kasih? Belum sempat sodara-sodara, karena sudah didahului keterkejutan.

Astaga! Saya bagai diserahi batako! Fiuh… memangnya berdaya guna alternatif buat nimpuk maling? Tapi, mantap banget. Kapasitasnya bikin merinding: 20100 MAh. Cukup buat pacaran seminggu kali … | Selengkapnya

Jumpa Bright Advisor di Alun-alun Kidul Yogyakarta dan Malu-malu Ngomong Makasih

November 20, 2016

000

Yogyakarta adalah salah satu dari sedikit kota di Indonesia yang bergeliat tanpa kenal lelah melalui berbagai event. Denyut kehidupan yang diwarnai kreativitas, mengisi hari-hari tertentu tak hanya di akhir pekan. Pasti deh kamu tidak akan kekurangan pemicu bahagia dan kehabisan bahan untuk merawat senyum di Kota Pelajar ini.

Alhasil, tak pelak lagi, Yogyakarta menjadi kota incaran berbagai aktivitas bisnis, seni, budaya, sosial, dan beragam aktivitas ekonomi kreatif. Tak mengherankan bisa Kota Budaya dan Kota Batik ini terpilih menjadi salah satu dari sebelas kota untuk merayakan Insurance Festival 2016. Dalam rupa festival, diharapkan perayaan ini akan menjadi pemantik kian naiknya kesadaran masyarakat untuk tahu, memberi perhatian, dan menikmati layanan berbagai produk yang memberikan rasa aman.

Read the rest of this entry »

Pesta Ikan Deho di Tepi Jalan Pesisir Teluk Buyat

November 6, 2016

0001

Surga tak selalu berada di bawah telapak kaki ibu. Meskipun Muchsin Alatas menyanyikan lagu ini dengan penuh perasaan dan mengalirkan liriknya dari setiap denyut jantung, saya tetap ingin memejamkan mata dan meresapi fakta bahwa di tanah Minahasa, surga itu ada di sekeliling lidah—indra pengecap kita.

Racikan rempah yang melahirkan beragam citarasa, membuat apa pun yang disergap oleh bumbu masak khas Minahasa, akan melambungkan cecap kita hingga mata binar dan bibir semringah. Ya, apa pun. Maka, tak terbantahkan bahwa di tanah Nyiur Melambai itu, terentang santapan yang menggiurkan sejak dari kuliner “santun” hingga olahan masakan “ekstrem”.

Jika fakta itu adalah “Romeo”, maka kekayaan hasil laut yang melimpah adalah “Juliet” yang berpadu menghadirkan Minahasa sebagai tanah surga untuk merayakan pesta bagi lidah kita. Beragam jenis olahan khas dari pucuk utara pulau Sulawesi ini telah merasuk hingga ke singgasana tertinggi pilihan rasa warga di tanah air dan diaspora Indonesia.

Read the rest of this entry »