Archive for January, 2015

Nenek Bodoh Ber-“Local Wisdom” di Meja Makan

January 28, 2015

20150121_162445“Nenek saya seorang pembohong.” Ini kali kedua saya menuliskan pengakuan melalui kalimat ini. Kembali saya tuliskan di sini dengan perasaan tulus dan tarikan napas lapang. Semasa kecil, saat kami kumpul bersama-sama tante-tante, Nenek becerita bahwa ia orang bodoh yang tak pernah duduk di bangku sekolah. Saya tidak membantah, bukan karena pencitraan sebagai cucu yang baik. Karena percaya atas ucapannya. Dasarnya sederhana saja. Ayah saya saja, sebagai putra sulung beliau, hanya bersekolah sampai kelas tiga Sekolah Rakyat (SR, kini kita mengenal dengan sebutan Sekolah Dasar). Kurang yakin apa bila dalam kehidupan sehari-hari, Nenek saya tidak bisa menulis. | Selengkapnya