Archive for December, 2017

Destinasi Eksotik Memantik Hasrat Piknik ke Macao

December 26, 2017

001 Macao

Devi Sari, perempuan manis di hari menanjak siang yang saya simak kata-katanya itu, berbicara teratur dan terukur. Cara bertuturnya meluncur lancar, tak terdengar menggelegak bak ombak menghantam pesisir, pun jauh dari pekik-pekik memicu adrenalin bak orator yang sedang memacu kata tak ubah menunggang motor atau mobil di lintasan balap.

Head of Indonesia Representative, Macao Government Tourism Office (MGTO) ini, dalam penuturannya, jauh dari kesan sedang menabur bunga-bunga kalimat untuk menggoda atau menggelembungkan niat audiens agar terpikat pada apa yang diucapkannya. Perlahan namun persuasif, melalui nada suara yang terdengar ringan, Devi membangun pengenalan di benak audiens tentang satu negeri eksotik yang direpresentasi olehnya, bernama Macao.

Afirmasi tentang daya pikat dan beragam sisi kehidupan Macao yang layak dijelajah secara  serius, dat … | Selengkapnya

Advertisements

Gelombang K-pop Menyihir Presiden Jokowi hingga Fans Jonghyun SHINee

December 21, 2017

00

Jonghyun mengakhiri hidupnya, dan gelombang kesedihan kemudian melanda kalangan pencinta K-pop di dalam negeri maupun mancanegara. Tangis kehilangan bukan hanya milik keluarga atau kerabat si bintang itu semata, tetapi turut terbagi ke seluruh fans penyanyi utama dari SHINee, grup K-pop terkenal ini.

K-pop (Korean Pop) telah melanda dunia, tak seorang pun dapat memungkirinya. Korean Wafe yang semula hanya tampak menggumpal, kemudian meledak dan menerjang dunia. Tidak hanya di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya, pun telah menyusup ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat. Tak pelak, industri K-pop ini lalu terkonsolidasi menjadi salah satu sumber devisa terbesar Korea Selatan.

Presiden Jokowi yang fans berat Superman Is Dead!, Guns N Roses, dan Metallica tak menghindar untuk menonton konser K-pop, baik di Indonesia saat menem… | Selengkapnya

Lautan Penari Cantik di Pantai Mahagiri dalam Nusa Penida Festival 2017

December 7, 2017

00

Petang masih menyimpan gigitan mentari ketika saya membuang tubuh dari atas fast boat Dream Express 2 untuk membenamkan kaki di bibir pantai Mushroom Beach, Nusa Lembongan, Bali. Saya terpekik kecil saat menatap lebih jauh, bersitatap dengan hamparan pasir putih dengan butir-butir halus yang ramah di telapak kaki.

Ingatan bergegas melempar saya ke belahan pantai Tanjung Karang di Donggala, Sulawesi Tengah sana, yang sejak saya tinggalkan selalu menjadi standar kualitas dalam memandang sebuah pantai. Di sini, saya menemukan Tanjung Karang lain, dengan warna pasir yang mengalahkan arsip ingatan saya akan pantai berpasir putih di Hua Hin, Thailand.

Di sore ini, lelah dalam menanti selama setengah jam plus perjalanan lebih dari tiga puluh menit dari Pantai Sanur menuju Mushroom Beach, terbayar tuntas. Usai puas memanjakan telapak kaki dengan riang, saya melepas pandang menuju kejauhan. Hanya ada gem … | Selengkapnya