Archive for the ‘rasa’ Category

Angkringan, Warung Makan Sederhana ala Yogyakarta

May 18, 2016

05Kalau mau ke Yogyakarta tapi ogah menikmati makan malam di angkringan, itu ibarat kamu ke Paris tapi malas menengok menara Eiffel. Yogyakarta dan angkringan adalah dua dari antara sekian banyak hal yang beriringan untuk dialami oleh siapa pun yang ingin menorehkan goresan kenangan yang mendalam dalam kunjungan di kota yang menghanyutkan hati pelancong ini. Meskipun, yaa… angkringan tidak termasuk dalam daftar lokasi syuting film “banyak purnama” yang sedang hits hari-hari ini … | Selengkapnya

Wow… Ada Topi Harry Potter di Newmont

March 10, 2016

Topi Harry PotterWoii, kamu pernah sekolah di Hogwarts? *kemudianhening* Huss, gak usah saling pandang dan pasang dahi berkerut kayak gitu. Iya, aku gak salah ketik kok. Itu Sekolah Sihir Hogwarts. Kalau belum, agak kesian sih kamu, Harry Potter aja pernah! Masih ingat kan, setiap murid yang bersekolah di sana diwajibkan tinggal di asrama. Yup, ada empat jenis asrama yang tersedia di Hogwarts: Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, dan Slytherin … | Selengkapnya

Tiga Kenangan dan Sekeping Harapan

January 22, 2016

people-71539_960_720Saya lahir di kota Donggala (Sulawesi Tengah) dan tumbuh besar diiringi kenangan indah. Donggala adalah sebuah kota kecil yang mungkin tidak akan dilirik oleh siapa pun di masa kini, namun namanya abadi tertoreh di boardgame (permainan) Monopoli. Kota ini dulunya dikenal sebagai kota pelabuhan dengan aktivitas utama pengiriman kopra ke luar daerah.

Kopra adalah daging dari buah kelapa yang dikelupas dan dikeringkan dengan cara tradisional di jemur di bawah terik matahari. Dari daging buah kelapa yang semula berwarna putih, seiring dengan lamanya penjemuran akan berubah menjadi warna kecoklatan. Kopra merupakan bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya.

(more…)

Ibu Jadi Pahlawan di Era “Generasi Tanpa Ayah”

December 22, 2015

20151222_142835Dalam momentum Hari Ibu, harian Kompas edisi 22 Desember 2015 mengangkat tajuk “Ibu, Pahlawan Para Remaja” di halaman utama. Tulisan ini berbasis survei yang dilakukan Litbang Kompas dalam dua kesempatan berbeda. Pertama, survei pada Maret 2015 dengan responden 1.501 pelajar dan kedua, survei pada Oktober 2015 dengan responden 1.640 pelajar.

Survei pertama menggunakan metode tatap muka pembagian angket kepada siswa SMA di lima kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Sementara survei kedua, menggunakan metode yang sama, melingkupi 24 SMA di 12 kota besar Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Makassar, Denpasar, Banjarmasin, Manado, dan Pontianak. | Selengkapnya

Surat Kepada Desy Desol & Fiksiana

November 1, 2015

aaaaWaktu bergerak dan bergulir tergesa, namun bayang-bayang keharusan bagiku untuk membayar utang padamu tak lelah mengejar. Hari-hari sebelum aku menyeberang ke negeri tetangga, kau menyapa, mengajak, mempersuasif bahkan menonjokku untuk mengikuti even “Menulis Surat” Fiksiana. Dan kau gagal. Aku cukup tegar tengkuk untuk menolak. Alasan bahwa aku tak punya subjek untuk ditulis, kau tolak mentah-mentah. Padahal, aku mengungkapkannya dengan jujur. | Selengkapnya

Menggagas Kiprah Komunitas Kompasianer Yogyakarta

October 18, 2015

20151005_112855Jika ada kota yang denyut jantungnya berdetak kencang dipompa oleh energi warga nan tak kunjung padam, itulah Yogyakarta. Orang-orang yang tidak pernah jatuh cinta pada kota ini tidak akan memiliki jejak langkah menuju rahasia ini, dan alhasil tidak akan pernah mengenali sebab-musababnya. Hari-hari ini ada begitu banyak kritik dan otokritik untuk kota ini yang abai merawat dirinya saat telah memasuki usia ke-259 pada 7 Oktober lalu.

“Yogya itu….” Jika Anda mencari jawaban untuk pertanyaan ini, tak akan pernah seluruh buku tulis dikumpulkan mampu menampungnya. Yogya memiliki seribu wajah romantisisme yang tak akan pernah dangkal untuk ditebus. Yogya memiliki seribu wajah kisah yang tak akan pernah kering untuk dituturkan. Dan yang sungguh “berbahaya”, Yogya selalu menyisipkan rindu dan memanggil “kekasih”nya untuk pulang. Dan pulang ke Yogyakarta, kata Katon Bagaskara, selalu mencuatkan “setangkup haru dalam rindu”. | Selengkapnya

Jadi, Blogger Itu Apa?

September 15, 2015

keyboard-648440_1280Belum lama berselang, tanpa sengaja saya berkesempatan membaca sebuah posting yang (ingin) menjabarkan (ulang) pengertian tentang “blogger”. Ada semangat untuk melakukan tafsir ulang atas pengertian “blog” dan “blogger” yang selama ini sangat cair dan masif beranjak ke pemahaman yang lebih elitis … | Selengkapnya