Archive for the ‘Info’ Category

Diselamatkan uberMOTOR di Jakarta, Kini Si Kuning Hadir di Yogyakarta

December 27, 2016

ubermotor-01

JARUM jam berdetak beranjak kian tinggi. Cerita di meja makan sebuah resto di Central Park Jakarta, belumlah usai. Saya telah mengulur waktu beberapa saat sebelumnya, maka kali ini—dengan berat hati—tak ada lagi toleransi. Di era kini, Argo Lawu jurusan Gambir-Yogyakarta tak mungkin lalai untuk tepat waktu.

Tak ada yang perlu dikhawatirkan bila semua berjalan lancar. Namun sayangnya, tidak demikian yang terjadi. Apps layanan roda dua yang saya nyalakan, tidak mendapat sambutan. Beralih ke layanan roda empat, tak ada kabar lebih baik. Di antara dua pilihan ini, saya harus bergegas bukan hanya berpindah pintu keluar; melainkan juga beralih area mal.

Selepas bebas dari gedung itu, yang terpapar sebagai pemandangan adalah padatnya lalu lintas yang tak memberi harapan. Hati saya ciut dan sibuk mengusir bayangan cemas bakal ketinggalan kereta dan harus menginap semalam lagi di Jakarta, dengan agenda nganggur berbiaya kamar hotel.

(more…)

Peabo Bryson Nyanyi, Hujan pun Reda di Yogyakarta

December 2, 2016

04

Baby, can you stop the rain from falling
Won’t you chase my clouds away
I’d give anything to see the sun again
Only you can stop these tears from falling
I can’t face another day
Baby, can you stop
Can you stop the rain, oh oh

Peabo Bryson menyanyikan lagu “Can You Stop The Rain”, dan hujan pun reda di Yogyakarta. Demikian canda A. Tony Prasetiantono, promotor Economics Jazz, yang juga pengamat ekonomi dan dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (Yogyakarta) saat membuka acara konferensi pers beberapa jam lalu yang dihadiri jurnalis media mainstream dan online, termasuk … | Selengkapnya

ASUS ZenPower Ultra Bikin Anda Bergawai Hingga Lebaran Kuda

November 30, 2016

03

Alkisah, pada suatu hari yang belum berhujan beberapa waktu lalu, seorang kawan meminjamkan powerbank. Berterima kasih? Belum sempat sodara-sodara, karena sudah didahului keterkejutan.

Astaga! Saya bagai diserahi batako! Fiuh… memangnya berdaya guna alternatif buat nimpuk maling? Tapi, mantap banget. Kapasitasnya bikin merinding: 20100 MAh. Cukup buat pacaran seminggu kali … | Selengkapnya

Pinasthika 2016, Ajang Pesta Ilmu Kreatif dari Yogyakarta untuk Indonesia

November 2, 2016

006

Diam-diam, event akbar insan kreatif bernama Pinasthika, telah memasuki tahun ke-17. Perhelatan yang dilahirkan oleh Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) DIY bekerja sama dengan Harian Kedaulatan Rakyat ini berhasil melejit menjadi event akbar nasional dan terus bergerak mencapai format terbaiknya. Jika dahulu ini adalah ajang pesta insan periklanan dan desain yang terkesan eksklusif, kini kita akan menjumpainya sebagai festival terbuka yang melibatkan banyak pihak dan insan, menjadi “surga” untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Pada penyelenggaraan tahun lalu misalnya, dengan dukungan penuh dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), selama empat hari melibatkan 400 peserta seminar dan workshop, 150 komunitas kreatif dan perguruan tinggi di Indonesia, serta menampilkan 1.000 karya kreatif dari bidang advertising, desain grafis, desain produk, film, animasi, dan social movement. Untuk tahun ini, Pinasthika Creativestival dengan tema AwakeOn, akan berlangsung 3-6 November 2016 dan mengambil tempat luas di Lantai 3 Hartono Mall, Yogyakarta. | Selengkapnya

Seseruan dalam Kumpul Blogger: Selain Selfie, Jangan Lupa Belajar

September 28, 2016

00

Dunia ini datar. Ups, jangan marah dulu. Ini bukan kalimat saya, tapi Thomas L Friedman, melalui judul bukunya The World Is Flat yang membahas tentang globalisasi pada abad ke-21. Kemajuan yang dicapai membuat dunia menjadi hamparan lapangan yang rata bagi siapa saja yang (siap) memasukinya. Kehadiran dan penguasaan akan Teknologi Informasi, menjadi kunci yang tak terelakkan.

Di sinilah keuntungan apabila menjadi blogger. Meski tampak lusuh dan begajulan—eksis narsis berpedang tongsis—blogger kan berada di posisi garda terdepan mengambil bagian dalam penggunaan Teknologi Indonesia (baca: aplikasi media sosial dan pendukung lainnya). Jika tidak, akan terjadi seperti yang pernah diwanti-wantikan oleh Hermawan Kartajaya.

Dalam bukunya New Wave Marketing (GPU, 2008) tokoh marketing yang mendapat julukan Guru ini ngomong bahwa memang Christoper Columbus yang menemukan Dunia Baru (1492) saat mengarungi Samudra Atlantik, tapi Amerigo Vespucci-lah, salah satu di antara pelaut lain yang menelusuri rute ini, orang pertama yang menyatakan bahwa Dunia Baru tersebut bukanlah bagian dari benua Asia—melainkan Amerika! Amerigo bukan-lah si penemu, tapi namanya yang diabadikan menjadi nama benua itu: Amerika!

(more…)

Pasar Yakopan 2016: Antara HUT Bentara Budaya dan Jakob Oetama, dengan Iringan Jazz Mben Senen

September 27, 2016

000

Semalam, seperti berhari-hari lainnya, hujan tak alpa tiba di kota Yogyakarta. Kali ini, turut meningkahi harmoni musik jazz di pojok Jalan Suroto, di kawasan Kotabaru. Pengunjung tak surut hadir, mempersempit halaman yang dihuni kios dan lapak jualan. Pelataran yang tergenang air, dinikmati sebagai bagian dari paket pementasan. Seorang perempuan bule tak berkeberatan menyelamatkan sepatu namun membiarkan kakinya menghuni genangan.

Jazz Mben Senen, demikian nama acara musik jazz rutin saban hari Senen yang biasanya mencabik-cabik langit malam dari pelataran Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), kali ini beraroma beda. Ia disusupi kompilasi variatif dan kemeriahan yang memenuhi satu sisi dalam kompleks kantor cabang harian Kompas … | Selengkapnya

Merawat Jiwa Agar Semakin Bercahaya

September 19, 2016

00

Kehidupan bukan teka-teki untuk dipecahkan, melainkan serangkaian senyuman untuk dibagikan
—Gede Prama

Hidup ini tampak melelahkan. Dibayangi kesia-siaan. Dan garing. Bahkan sebelum kita menempuhnya terlalu jauh. Itulah cahaya pandang bila bersandar pada bahu mitologi Yunani. Tugas manusia dalam kehidupan di muka bumi ini, tak lebih dari menunaikan serangkaian babak. Diawali Zaman Emas, diakhiri Zaman Besi. Dari kehidupan yang diwarnai gelak kebahagiaan, lalu memudar dalam tahapan selanjutnya. Saya membacanya di sini [Wikibuku], dengan tarikan napas panjang.

Pada Zaman Emas, manusia hidup bersama para dewa. Tak perlu bekerja keras, semua melimpah. Lalu tiba Zaman Perak, Zeus berkuasa dan dia membawa derita. Manusia harus berkeringat untuk mendapatkan sesuap nasi … | Selengkapnya